Now Reading
9 Cara Budidaya Jamur Tiram Untuk Pemula, Mudah dan Urut

9 Cara Budidaya Jamur Tiram Untuk Pemula, Mudah dan Urut

Budidaya Jamur tiram mengharuskan ketekunan khusus – Kamu wajib menjajaki langkah mereka orang- orang yang sukses supaya sukses di bidang budidaya jamur tiram ini. Tidak cuma hanya buat numpang melalui, membuang duit, waktu, serta tenaga buat bisnis baru kamu.

Kami mengumpulkan metode budidaya jamur tiram dari bermacam sumber tidak cuma dari satu sumber, tercantum para pengusaha yang telah sukses dengan triknya tiap- tiap. 

Budidaya Jamur Tiram

1. Kenapa Budidaya Jamur Tiram

Jamur tiram saat ini terus menjadi terkenal di Indonesia. Alasannya, telah banyak petani yang membudidayakan jamur yang mirip semacam payung ini. Investasi murah dengan hasil yang menjanjikan membuat jamur tiram dijadikan lahan bisnis utama.

Para pelaksana budidaya tidak butuh repot- repot membuat bibit sendiri, sebab saat ini bibit jamur tiram telah dikemas dalam wujud baglog. Kamu dapat mendapatkannya nyaris di segala kawasan di Indonesia.

Buat mengawali budidaya jamur tiram, Kamu wajib memiliki bibit jamur tiram yang sudah dikemas dalam baglog. Sarannya, untuk pendatang baru tidak disarankan membuat bibit sendiri sebab memanglah lumayan rumit. Beli saja baglog yang telah jadi, kemudian kembangkan sampai meningkatkan jamur tiram.

Berikut ini tahapan- tahapan yang wajib Kamu lewatkan dikala mau membuka budidaya jamur tiram. Pahami, cermati serta simak tahapannya. 

2. Analisa Usaha Jamur Tiram, Persiapkan modal

Modal sangat besar yakni untuk membuat kumbung ataupun rumah jamur, umumnya bisa hingga Rp 3. 500. 000. Sebagian orang terdapat pula yang memakai bagian rumahnya yang kosong buat bertani jamur. Cukup kan, hemat bayaran.

Ada pula buat operasional, bayaran sangat besar merupakan pembelian baglog. harga per baglog biasanya Rp 1. 800, buat membeli Rp 1000 baglog kamu butuh dana Rp 1. 800. 000,- 

3. Membangun Kumbung dan Rak Jamur

Langkah pertama, bangunlah kumbung jamur. Kumbung merupakan sebuah bangunan yang berfungsi untuk tempat meletakan rak-rak jamur. 

Hal hal terkait kumbung adalah sebagai berikut :

Aspek berarti yang wajib dilindungi di dalam kumbung ialah kelembapan serta suhunya. Kesesuaian kelembapan serta temperatur sangat pengaruhi perkembangan jamur.

Rangka kumbung bisa terbuat dari kayu serta bambu. Sedangkan dindingnya dibuat dari anyaman bambu ataupun papan. Bagikan teduhan dari genteng supaya temperatur di dalam senantiasa sejuk.

Jauhi pemakaian asbes serta seng sebab bisa membuat temperatur terus menjadi panas. Buat lantainya, pakai tanah natural saja. Tujuannya biar air terserap sempurna dikala melaksanakan penyiraman.

Rak di dalam kumbung dibentuk bertingkat semacam rak novel. Rangka rak bisa terbuat dari kayu serta bambu. Antara rak yang satu dengan rak yang lain diletakan berjajar. Bagikan jarak sebagian m buat jalur ataupun lorong supaya gampang dalam pemeliharaan.

Besar rak kurang lebih 40 centimeter, tetapi upayakan jangan kurang dari 40 centimeter.

Tingkatan rak dibentuk cocok kebutuhan, misalnya 3- 4 tingkatan. Rak mempunyai lebar 40 centimeter. Jarak antar tingkatan rak merupakan satu m.

Tiap tingkatan rak tersebut bisa menampung kurang lebih 80 baglog jamur( nanti hendak dipaparkan pada sub judul berikutnya). Sesuaikan jumlah rak yang dibentuk dengan jumlah baglog jamur.

Dimensi kumbung ataupun Rumah jamur jamur jangan sangat kecil ataupun lebar. Biasanya 70 baglog per m2, jadi jika ayah bunda ingin menanam 1000 baglog, luas kumbung sangat tidak 1000 baglog/ 70= 15m2, dapat 3m x 5m, ataupun 2m x 7, 5m

Bagi Pak Fithrawan Satriyanto, ST dari malang, sarjana serta petani jamur.

Arah angin serta oksigen sangat pengaruhi hasil panen jamurnya. 

4. Membeli Baglog Jamur

Kenapa wajib membeli baglog jamur? Bisa jadi seperti itu persoalan awal yang timbul dalam benak Kamu. Sebabnya simpel, sebab Kamu masih pendatang baru. Baru belajar gimana membudidayakan jamur tiram. Jadi, hendaknya memakai baglog yang telah siap gunakan.

Apa itu baglog? Baglog ialah media tanam bibit jamur. Wujudnya silinder yang dilapisi plastik spesial. Di dalam baglog ada kombinasi serbuk gergaji serta bibit jamur tiram. Salah satu ujung baglog dilubangi selaku tempat tumbuhnya jamur tiram. 

a. Harga Baglog

Baglog jamur tiram biasanya dijual dengan harga Rp1.800 – Rp 2.500 di pasaran. Sekarang sudah banyak petani yang membuat bibit jamur sendiri. Namun, bagi Anda yang ingin fokus ke usaha budidaya, sebaiknya membeli baglog yang sudah siap budidaya. Bobot rata-rata baglog yang baik yakni satu kilogram.

Meskipun baglog yang Anda beli sudah siap pakai, Anda harus tetap melakukan sterilisasi. Caranya, masukan baglog ke dalam autoclave atau pemanas. Aturlah suhunya hingga 12oC dalam waktu 15 menit.

Kalau tidak punya autoclave, pakailah drum besar yang berkapasitas 50 baglog. Lalu panaskan drum di atas kompor minyak. Lama proses sterilisasi sekitar 8 jam. Setelah 8 jam, biarkan baglog sampai dingin. Jangan lupa matikan kompor atau turunkan suhu autoclave secara bertahap.

b. Tips Memilih Baglog yang bagus

Tahukah anda bahwa tidak semua baglog itu bagus dan bisa sesuai dengan yang diharapkan ? jawabannya yaitu tidak semua baglog bagus, kenapa ? yuk kita bahas tipsnya satu persatu.

– Memperhatikan ukuran baglog,

biasanya baglog menggunakan plastik bening bediameter 12 cm dan panjang sekitar 30cm. berat per baglog 1,3 KG, ada yang sangat besar sampai 2 kg. Nah jangan beli baglog yang terlalu ringan.

– Menanyakan serbuk gergaji yang digunakan sebagai bahan baglog

Makin padat makin bagus, penjual profesional bisanya menggunakan alat pemadat, sedangkan penjual pemula kecil kecilan biasanya ditusuk-tusuk denga kayu dan sejenisnya.

– memperhatikan jenis bahan serbuk gergaji untuk baglog

Makin keras jensi kayunya, makin bagus. biasanya yang dipakai pembibit adalah kayu nsengon, kayu mahoni, kayu kampung dan kayu kembang.

– Apakah bibit F2nya dibuat sendiri atau beli dulu

Sebaiknya membeli dari pembibit yang membuat sendiri bibit f2nya, bukan dari orang lain.

Sterilisasi menggunkan beton baja atau drum

Tanyakan kepada penjualnya, bagaimana sterilisasi bibit jamur dilakukan. Sterilisasi menggunakan beton / baja lebih baik daripada drum.

– Kondisi miselium

Miselium itu berwarna putih, biasanya yang bagus miseliumnya hanya 10-12%, jangan yang kebanyakan.

– Perhatikan Harga

Harga yang wajar, saat artikel ini ditulis, harga wajar baglog adalah Rp1800 – Rp2500

– Cek Garansi

Coba tanyakan ke penjual, apakah memberi garansi atau tidak.

5. Bagaimana Merawat Baglog dan Jamur Tiram?

Bukalah baglog sebelum Anda menyusunnya di dalam rak. Bagian yang dibuka adalah cincin dan kertas penutup baglog. Setelah itu, Anda boleh menyusunnya.

Baglog disusun di dalam rak jamur.

Susunlah baglog secara horizontal dengan lubang menghadap ke samping. Anda boleh menumpuk baglog satu sama lain, asalkan teratur dan tidak terlalu berimpitan.

Baglog juga bisa disusun vertikal dan lubangnya menghadap ke atas. Namun, cara seperti ini memakan ruangan dalam rak lebih banyak.

Jika Anda menyusun baglog secara vertikal, kelebihannya saat melakukan penyiraman lebih mudah. Selain itu, lebih mudah juga ketika memanen jamur tiram.

Anda harus mendiamkan baglog selama 5 hari setelah menyusunya, sesudah itu silahkan buka penutup (cincin dan kertas) baglog. Lalu, biarkan lagi selama 3 hari. Jangan lakukan penyiraman. Anda bisa melakukannya setelah melewati tiga hari tersebut.

Penyiraman dilakukan dengan menggunakan spray. Hindari penyiraman dalam bentuk tetesan air, tapi gunakan dengan sistem kabut. Penyiraman dengan membentuk kabut akan membuat pertumbuhan jamur semakin sempurna. Anda boleh menyiram 2-3 kali dalam sehari. Sesuaikan dengan kelembapan dan suhu.

6. Mencegah Hama Pada Jamur Tiram

Perawatan baglog jamur tiram juga mencakup pencegahan tumbuhnya hama. Anda tidak akan pernah bisa memprediksikan kapan hama akan menyerang tanaman jamur tiram. Yang bisa Anda lakukan adalah mencegahnya.

a. Faktor Lingkungan

Lingkungan merupakan faktor utama yang dapat menyebabkan tumbuhnya hama dan penyakit. Untuk mencegahnya, lakukan penyemprotan formalin di daerah sekitar kumbung secara teratur.

See Also

b. Ulat

Salah satu hama perusak jamur tiram adalah ulat. Hama ulat dapat muncul karena tempat terlalu lembap, kotor dan kondisi kumbung yang kurang terawatt. Cegahlah dengan selalu membersihkan kumbung dan rak jamur. Angkat sisa bonggol jamur dan jamur yang tidak bisa dipanen. Bersihkan juga jamur-jamur kecil yang disebut dengan jamur hama.

Perlu Anda ketahui, hama ulat sering muncul ketika memasuki musim hujan. Saat itu kelembapan udara sangat berlebihan sehingga tempat menjadi basah. Cara mencegahnya yakni dengan membangun sirkulasi udara di kumbung. Bukalah lubang sirkulasi udara saat musim hujan dan hentikan penyiraman.

c. Kepik

Hama lainnya yang biasa menyerang jamur tiram adalah kepik. Hama kepik ini muncul karena adanya pangkal jamur yang masih tertanam di baglog. Kepik merupakan cikal bakal datangnya hama ulat juga.

Pencegahannya, yakni dengan membersihkan kumbung, menyemprotnya dengan formalin dan meletakan kumbung tidak terlalu dekat dengan kandang ternak. Yang paling penting adalah selalu menjaga kebersihan rak dan kumbung agar hama tidak muncul.

7. Pemanenan Jamur Tiram

Jamur tiram dapat dipanen sekitar dua minggu setelah peletakan baglog di rak jamur.

Jika baglog sudah ditumbuhi miselium secara sempurna, dua minggu kemudia pasti sudah bisa dipanen. Potensi panen baglog jamur tiram sekitar 5-8 kali asalkan perawatannya sesuai dengan petunjuk. Setiap 1 kg baglog jamur tiram biasanya menghasilkan 0,4-0,8 kg jamur.

Jamur yang sudah bisa dipanen adalah jamur yang sudah mekar dan besar. Ujungnya nampak seperti mahkota bunga berwarna putih. Segeralah memanen jamur tiram sebelum tudungnya memecah.

Kalau Anda memanen jamur saat tudung pecah, warnanya akan berubah menjadi kuning kecoklatan. Selain itu, jamur tiram akan mudah layu. Lakukan pemanenan sesuai jadwal, yakni berjarak sekitar 2 minggu sejak panen pertama.

8. Tips Budidaya Jamur Tiram

Nah budidaya jamur tiram ternyata gampang kan? iya gampang sekali jika anda tekun. Saya akan rangkum tipsnya di sini

Bertemanlah dengan petani jamur lainnya, beguru pada yang berpengalaman. Ini akan menghemat waktu anda sangat banyak.

Persiapkan modal yang cukup, anda bisa menggunakan lahan sendiri atau bahkan dapur untuk menghemat uang.

Buatbbaglog yang baik, jangan terlalu rapat dan jangan terlalu longgar. Perhatikan juga arah angin.

Beli baglog sesuai yang saya ceritakan tadi, bahannya bagus dan miseliumnya sedikit

Rawat baglog anda dengan baik. Diamkan dulu 5 hari setelah disusun, lalu buka cincinnya

Cegah hama yang ada, jaga kebersihan dan sirkulasi udara.

9. Pengusaha Jamur Tiram yang Sukses, Patut dicontoh

Demikianlah cara budidaya jamur tiram untuk pemula. Keberhasilan budidaya tergantung dari ketelatenan pelakunya. Lakukan perawatan secara intensif agar hasilnya maksimal.

a. Yoyok bogor, Pengusaha sukses (masuk TV One)

b. Riki Suwandi, Mahasiswa ini Jual Motor Untuk Modal

Keren, ia adalah mahasiswa semester 8 di perguruan tinggi  negeri di Aceh.

Alih – alih menulis surat lamaran kerja, budi menjual motornya untuk modal bisnis. Ia sekarang beromset jutaan dan punya beberapa karyawan. 

c. Sunarto Sidoarjo, Sukses diikuti 40 Warga Lain

Daerah Sidoarjo yang kering tidak menutup kemungkinan untuk budidaya jamur, yuk lihat cara pak sunarto mebudidayakan jamur di Sidoarjo.

Kesimpulan

Demikian informasi seputar Cara Budidaya Jamur Tiram Untuk Pemula, semoga bermanfaat dan berikan komentar dibawah ini untuk pengalaman kamu dalam budidaya jamur tiram ya, terimakasih.

What's Your Reaction?
Excited
0
Happy
0
In Love
0
Not Sure
0
Silly
0
View Comments (0)

Leave a Reply

Scroll To Top