Now Reading
Analisis dan Prospek Usaha Jamur Tiram Rumahan

Analisis dan Prospek Usaha Jamur Tiram Rumahan

Analisis dan Prospek Usaha Jamur Tiram Rumahan – Memiliki usaha atau bisnis yang bisa dilakukan dari rumah memang sangat menyenangkan dan lebih bebas karena semua kegiatan bisa dilakukan kapanpun tanpa terikat jam kantor seperti yang kita ketahui jam kantor itu antara jam 7 hingga jam 5 sore (umumnya jam 9 hingga jam 5). Salah satu peluang bisnis rumahan yang sangat menguntungkan adalah membudidayakan jamur tiram.

Analisis dan Prospek Usaha Jamur Tiram

Peluang Usaha Jamur Tiram

Jamur tiram termasuk kedalam salah satu komoditi yang memiliki permintaan pasar yang tinggi karena memiliki nilai gizi yang tinggi dan bisa diolah menjadi beragam olahan yang lezat. Selain itu, membudidayakan jamur tiram juga tidaklah sulit. Anda hanya perlu menyiapkan rumah pemeliharaan sederhana berisi rak-rak tempat pemeliharaan.

Agar jamur tiram yang dihasilkan memiliki kualitas yang baik, maka perhatikan teknik budidaya dengan cermat salah satunya yaitu suhu. Jamur tiram sendiri menyukai kondisi suhu lingkungan yang lembab sehingga suhu ruangan harus diatur sedemikian rupa hingga tetap lembab.

Bagi Anda yang tertarik untuk memulai bisnis jamur tiram, ini dia analisis serta prospek usaha yang bisa menjadi gambaran atau acuan kedepannya.

Analisis Usaha Jamur Tiram

Sebelum melakukan usaha bisnis jamur tiram, maka alangkah lebih baiknya untuk melihat analisis usaha jamur tiram terlebih dahulu untuk memperkirakan modal serta keuntungan yang didapat. Contoh yang akan digunakan yaitu bisnis jamur tiram dengan 100 baglog.

Modal awal yang harus Anda keluarkan untuk memulai bisnis ini antara lain:

  • Pembuatan gubug atau rumah pemeliharaan jamur : Rp.3.500.000
  • Termometer suhu : Rp.100.000
  • Tangki air sprayer : Rp.450.000
  • Barometer ruang : Rp.150.000
  • Total keseluruhan: Rp.4.200.000

Pada analisis modal ini tidak menggunakan modal sewa lahan karena Anda bisa memanfaatkan lahan pekarangan yang kosong.

Biaya Operasional Perawatan

Selain mengeluarkan biaya untu modal, Anda juga akan mengeluarkan biaya rutin untuk perawatan jamur tiram. Rincian perkiraan biaya perawatan yang harus dikeluarkan yaitu:

  • Baglog 1000 pcs@Rp.2.000: Rp.2.000.000
  • Listrik, air, dan kebutuhan lain : Rp.100.000
  • Transport dan biaya pemasaran: Rp.100.000
  • Total: Rp.2.200.000

Biaya operasional jamur tiram sangatlah murah karena Anda tidak perlu mengeluarkan biaya untuk pupuk, obat dan lain sebagainya. Cukup atur kelembaban ruangan sesuai dengan kondisi asal jamur, maka jamur tiram mampu tumbuh dengan maksimal.

Hasil Pendapatan

Berdasarkan pengalaman para pelaku bisnis jamur tiram, 1 baglog mampu menghasilkan sekitar 420 gram jamur dalam kurun waktu 4 bulan. Misalkan dalam kurun waktu tersebut ada 10% baglog yang tidak produktif maka Anda bisa memanen kira-kira 900 baglog.

See Also

Oleh karena itu hasil panen jamur tiram Anda dalam kurun waktu 4 bulan adalah:

  • 0,42 kg x 900 buah baglog = 378 kg jamur tiram
  • Jika 1 kg jamur tiram dijual seharga Rp.20.000, maka keuntungan kotor yang Anda peroleh yaitu:
  • 378 kg x Rp.20.000 = Rp.7.560.000

Sedangkan untuk laba bersihnya yaitu:

  • Laba bersih = laba kotor – biaya operasional perawatan
  • = Rp.7.560.000 – Rp.2.200.000
  • = Rp.5.360.000 per bulan

Dari hasil keuntungan yang sudah didapatkan, diketahui bahwa modal investasi yang anda keluarkan 1 tahun sekali serta biaya operasional sudah bisa tertutupi dengan hasil keuntungan periode 4 bulan atau kurang lebih setengah tahun.

Itulah tadi penjelasan singkat mengenai analisis usaha dan prospek bisnis jamur tiram di artikel ini. Semoga bisa menjadi acuan dan informasi yang bermanfaat bagi Anda yang tertarik untuk memulai bisnis dari rumah. Selamat mencoba dan salam sukses untuk pengusaha semoga bisa sukses dan berkah , aamiin!

What's Your Reaction?
Excited
0
Happy
0
In Love
0
Not Sure
0
Silly
0
View Comments (0)

Leave a Reply

Scroll To Top