Now Reading
Ini yang Tidak Boleh Diberikan Vaksin COVID 19

Ini yang Tidak Boleh Diberikan Vaksin COVID 19

vaksin covid

Ini yang Tidak Boleh Diberikan Vaksin COVID 19– Saat ini sedang gempar dengan adanya vaksin COVID – 19, banyak pro dan kontra akan vaksin yang akan digunakan oleh seluruh rakyat Indonesia. Setelah MUI menyatakan halal dan BPOM juga telah melakukan uji klinis vaksin COVID 19. Vaksin COVID – 19 kini telah diperbolehkan untuk digunakan.

Rabu 13 Januari 2021 untuk pertama kalinya disuntikkan vaksin COVID 19 kepada bapak Presiden yaitu bapak Joko Widodo. Saat ini vaksin telah didistribusikan di 34 provinsi di Indonesia.

vaksin covid
vaksin COVID – 19

Semua masyarakat wajib menerima vaksin COVID 19. Vaksin COVID 19 diberikan kepada orang dewasa sehat yang berusia 18 – 59 tahun. Vaksin diberikan pada usia tersebut karena usia 18 – 59 tahun yang banyak terpapar virus COVID 19. Pemberian vaksin pada  anak –anak dan kelompok usia diatas 60 tahun masih dalam pengembangan dan perencanaan uji klinis.

Dalam pemberian vaksin, Ahli Alergi dan Imunologi Profesor Iris Rengganis menjelaskan bahwa beberapa orang dengan kondisi tertentu tidak boleh dilakukan vaksinasi. Salah satunya bagi orang yang memiliki komorbid atau penyakit penyerta.

See Also
Mengatasi Gigi yang kuning

Apa Saja yang Tidak Boleh Diberi Vaksin Covid 19?

Karena sudah ada beberapa bukti bahwa kondisi kesehatan tertentu dapat meningkatkan resiko terjadinya  morbiditas dan mortalitas. Berikut beberapa kriteria yang tidak dianjurkan untuk diberikan vaksin COVID – 19 menurut rekomendasi Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit dalam Indonesia (PAPDI), diantaranya adalah

  1. Orang yang pernah terpapar virus COVID 19
  2. Orang dengan sakit ringan, ataupun sakit berat yang disertai suhu >37,5 ­°C dengan diukur menggunakan termal gun.
  3. Ibu hamil, ibu menyusui dan yang sedang program hamil selama periode imunisasi tidak disarankan untuk divaksin COVID 19. Didapatkan dari hasil wawancara dan hasil tes urine kehamilan. Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC) mengatakan bahwa belum ada keamanan vaksin COVID 19  pada  ibu hamil dan menyusui.
  4. Memiliki riwayat alergi berat terhadap vaksin dan timbul reaksi alergi terhadap tubuh dalam bentuk kemerahan, bengkak serta sesak nafas.
  5. Memiliki penyakit pembekuan darah yang tidak terkontrol atau kelainan darah yang merupakan kontraindikasi jika disuntikkan secara intramuscular memiliki penyakit kronis seperti halnya tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol, penyakit ginjal, penyakit jantung yang berat, tumor, dan hati dll.
  6. Memili riwayat penyakit kejang atau epilepsy atau penyakit gangguan saraf atau penurunan fungsi saraf.belum ada hasil penelitian yang masih belum dipublikasi.
  7. Penyakit autoimun Sistemil (SLE, vaskultis dan auto imun lainnya) Tidak disarankan untuk dilakukan vaksin COVID 19.
  8. Pasien memiliki infeksi akut yang timbul demam merupakn kontraindikasi diberikan vaksin.
  9. Penyakit gagal jantung dan jantung koroner karena masih belum ditemukan keamanannya terhadap kondisi tersebut.
  10. Orang yang mendapat imunisasi apa saja dalam kurun waktu 1 bulan kebelakang atau akan menerima suntikan vaksin lain dalam 1 bulan kedepan.
  11. Ada rencana pindah domisili sebelum vaksin selesai diberikan. Karena pemberian vaksin COVID – 19 diberikan sebanyak 2 kali dalam periode yang berbeda

Daftar penyakit komorbid atau penyakit penyerta diatas yang belum diperbolehkan unutk diberikan vaksin COVID 19. Jika anda mempunyai salah satu penyakit diatas, jangan lupa untuk segera konsultasi dengan dokter untuk memastikan termasuk kategori penyakit yang dilarang atau tidak menerima vaksin COVID 19 untuk mengurangi dampak buruk yang mungkin bisa dihindari.

What's Your Reaction?
Excited
0
Happy
0
In Love
0
Not Sure
0
Silly
0
View Comments (0)

Leave a Reply

Scroll To Top