Now Reading
Kenali Lebih Dini Tanda Speech Delay pada Anak

Kenali Lebih Dini Tanda Speech Delay pada Anak

Anak usia 2 tahun pada umumnya bisa mengatakan sekitar 50 kata. Sementara saat memasuki usia 3 tahun, kemampuan berbicara anak bisa meningkat hingga 100 kata dan tiga hingga empat kalimat. Lalu apa jadinya jika anak anda belum bisa melakukan tersebut? Anda harus mulai waspada. Mungkin saja buah hati anda mengalami speech delay atau telat dalam berbicara. Nah berikut ini kami akan menyampaikan informasi mengenai speech delay pada anak yang mungkin bisa anda gunakan untuk mendeteksi gangguan tersebut lebih dini.

Pengertian Speech Delay

Seorang anak dapat mengalami keterlambatan bicara setelah melewati usia 2 tahun. Apabila buah hati anda mengalami speech delay, bukan berarti ada sesuatu yang terjadi padanya. Speech delay juga bisa disebabkan akibat gangguan pendengaran ataupun masalah pada perkembangan. Apabila speech delay pada anak dibiarkan begitu saja, maka bisa menimbukan masalah saat anak beranjak dewasa.

Tanda tandanya bisa dilihat saat ia tidak bisa mengucapkan 25 kata pada usia 2 tahun, kesulitan meminta sesuatu dengan nama, dan lain sebagainya. Dampak yang akan terjadi bila dibiarkan yaitu prestasi anak akan menurun di kemudian hari serta ia akan kesulitan untuk bersosialisasi yang dapat membuat kejiwaannya menjadi rentan.

Cara Mengatasi Speech Delay

Speech Delay pada anak dapat berkaitan dengan kesulitan membaca, menulis, hingga bersosialisasi. Anak yang mengalami keterlambatan bicara harus dicek terkait tumbuh kembangnya secara keseluruhan. Hal tersebut dilakukan untuk mendeteksi penyebab dari speech delay ini. Namun jangan cepat putus asa, speech delay dapat diatasi melalui terapi wicara yang terbukti efektif mengatasi kesulitan bicara reseptif. Nah di bawah ini jenis terapi wicara yang dapat dilakukan oleh anak yang mengalami speech delay:

1.         Terapi wicara untuk anak yang mengalami speech delay

Dengan terapi ini, terapis akan mencoba bermacam macam cara untuk mengatasi speech delay pada anak. Terapis biasa melakukannya dengan cara mengajak bermainn, menggambar, meupun dengan bahasa isyarat.

2.         Terapi dengan apraxia

Pernahkah anda mendengar apraxia? Apraxia merupakan kesulitan dalam mengucapkan suku kata tertentu dimana mereka sebenarnya tahu apa yang diucapkan, namun kesulitan untuk menyebutkannya dengan benar. Untuk itu terapis biasanya mengajak anak untuk berbicara didepan cermin untuk melatih responnya.

See Also

3.         Terapi untuk gagap (stuttering)

Sedangkan terapi untuk mengatasi gagap pada anak, biasa dilakukan dengan cara melatih berbicara secara perlahan dan jelas. Karena ketika berbicara terlelu cepat akan membuat gagap semakin berat.

Itulah informasi seputar speech delay pada anak yang dapat kamu ketahui untuk mendeteksi pada buah hati lebih dini. Karena semakin cepat untuk mendeteksinya, maka akan semakin besar kemungkinan untuk mengatasinya lebih cepat. Update informasi terbaru mengenai informasi menarik melalui aplikasi BeauCo secara gratis! Semoga bermanfaat!

What's Your Reaction?
Excited
0
Happy
0
In Love
0
Not Sure
0
Silly
0
Scroll To Top