Now Reading
Penanganan Diare pada Bayi dan Balita

Penanganan Diare pada Bayi dan Balita

Avatar

Penanganan Diare pada Bayi dan Balita

Diare pada bayi dan balita memiliki berbagai macam penyebab, dan sering buang air besar yang encer dapat membuatnya tidak nyaman dan menimbulkan ruam pada popok. Diare juga dapat menyebabkan dehidrasi, yang berbahaya bagi anak Anda. Maka Anda perlu memantau popok anak Anda ketika buang air kecil. 

Penanganan Diare pada Bayi dan Balita

Penanganan diare biasanya akan mereda dengan sendirinya dalam beberapa hari. Sementara itu, prioritas Anda adalah membantu anak Anda tetap terhidrasi dan memberikan makanan yang halus untuknya jika dia nafsu makannya baik. Jika si kecil tidak muntah atau menunjukkan tanda-tanda dehidrasi.

Anda boleh membiarkannya makan dan minum seperti biasa.Tanyakan kepada dokter anak tentang apa yang harus diberikan kepada balita Anda untuk perawatan diare. Berikut beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk bayi atau balita ketika mengalami diare:

Berikan cairan elektrolit

Larutan elektrolit pediatrik yang dijual bebas diluaran adalah pilihan yang lebih baik daripada air biasa jika Anda curiga si kecil mengalami dehidrasi, karena larutan tersebut memberikan mineral penting seperti natrium dan kalium. 

Berikan kepada anak Anda dan jngan mencampurnya dengan susu formula atau jus, dan buang cairan yang tidak terpakai dalam waktu 48 jam setelah dibuka. Dan hindari minuman tinggi gula yang bisa memperburuk diare.

Bagi balita, cobalah untuk memberikan Larutan beberapa ons setiap 15 sampai 30 menit jika dia bisa menahannya. Sementara untuk bayi lebih sedikit, sekitar 2 sendok makan setiap 30 hingga 60 menit. 

Bolehkah Memberikan ASI atau Susu Formula Ketika Bayi dalam Penanganan Diare?

Tetap memberikan ASI atau susu formula untuk bayi

Keduanya sama-sama memberikan nutrisi dan hidrasi. Tapi ASI lebih baik dari susu formula. 

Bagi bayi yang minum ASI tidak masalah bagi sang ibu untuk menyusui bayi sesuai permintaan. Sedangkan bayi yang minum susu formula, sebaiknya jangan berikan dulu pada bayi yang mengalami diare kecuali dengan anjuran dokter. 

Pilih makanan hambar dengan porsi yang lebih sedikit sesering mungkin

Pilihan seperti pisang, kerupuk, roti panggang, pasta tawar, atau sereal beras adalah pilihan makanan yang baik bagi bayi dan balita yang mengalami diare. Jika dia memiliki nafsu makan yang tinggi, cobalah memberikan makanan seperti ayam atau kalkun panggang tanpa kulit, pancake tanpa sirup, kentang panggang, atau telur rebus. 

Hindari makanan yang bisa menyebabkan diare.

See Also

Susu sapi, makanan manis, jus buah, makanan berlemak dan makanan cepat saji merupakan makanan Dan minuman yang dapat mengiritasi perut sensitif dan memperburuk diare. Hindari makanan Dan minuman tersebut sampai perut anak Anda kembali normal.  

Perhatikan ruam popok

Kotoran basah yang banyak dapat mengiritasi kulit si kecil. Sering-seringlah mengganti popoknya, bersihkan pantatnya dengan air biasa sebagai pengganti tisu bayi dan biarkan bagian belakangnya kering sebelum menggunakan popok baru.  Anda dapat mengoleskan krim saat terjadi kemerahan, atau untuk pencegahan. Cuci tangan Anda dengan air hangat dan sabun secara menyeluruh setiap kali Anda mengganti popoknya.

Jangan berikan obat anti diare

Bismut, magnesium, dan aluminium dalam penanganan diare OTC dapat berbahaya bagi bayi dan balita. Jangan pernah memberikan obat anti diare kepada anak Anda kecuali jika dokter spesialis anak menyuruh Anda melakukannya.

[zombify_post]
What's Your Reaction?
Excited
0
Happy
0
In Love
0
Not Sure
0
Silly
0
View Comment (1)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Scroll To Top